Dynamic Glitter Text Generator at TextSpace.net
Terwujudnya Kendal yang Beriman, Bertaqwa, Cerdas, Terampil dan Berbudaya

31 Januari 2008

Referensi UNAS untuk SD/MI

Posted by Narto_Kendal 8:30 PM, under | 1 comment

Ujian Nasional memang perlu di persiapkan secara sungguh-sungguh. Nah untuk mendukung persiapan tersebut, kami sarankan untuk mengunjungi banksoalunas.wordpress.com. dan juga http://ujiannasional.wordpress.com/download-soal/ Lumayan ada banyak hal yang dapat membantu. Semoga bermanfaat

30 Januari 2008

Pelaksanaan Try Out UN I

Posted by Utomo 4:53 AM, under | No comments

Dalam rangka menghadapi pelaksanaan UN tahun 2008, Bidang Dikmen merencanakan mengadakan 3 kali ujicoba UN dengan ketentuan dua kali pelaksanaan dibiayai oleh bidang Bidang Dikmen dan satu kali pelaksanaan dibiayai oleh sekolah secara mandiri. Adapun ketentuan pelaksanaan Try Out UN I adalah sebagai berikut :
1. Pelaksanaan Try Out UN pertama dilaksanakan tanggal 4 s.d 9 Pebruari 2008, dimulai jam 07.00-09.00 WIB.
2. Soal ( naskah ) dan LJK didistribusikan melalui Koordinator (Sub Rayon)
3. Penempatan tempat duduk ( denah Ruang ) Try Out dengan kerenggangan mengacu pada POS UN dengan sistem spiral horisontal.
4. Pembagian naskah paket A dan paket B, untuk nomor ganjil dan genap;
5. Penomoran identitas peserta Try Out meliputi 8 ( delapan ) digit, digit 1 dan 2 untuk kode Kabupaten Kendal (24), digit 3,4,5 untuk kode sekolah, dan digit ke 6,7,8 untuk nomor siswa.
Contoh : 2 4 0 3 9 ... ... ...
Kode Kab. Kendal Kode sekolah nomor siswa
6. Jadwal pelaksanaan :
Senin, 4 Peb 2008 Pk 07.00 s.d 09.00 Bahasa Indonesia
Selasa, 5 Peb 2008 Pk.07.00 s.d 09.00 Matematika
Rabu, 6 Peb 2008 Pk. 07.00 s.d 09.00 Bhs Inggris
Jum,at, 8 Peb 2008 Pk. 07.00 s.d 09.00 Kimia/Geografi/Sastra Indonesia (khusus SMA)
Jum'at, 8 Peb 2008 Pk. 09.30 s.d 11.30 Biologi/ekonomi/Antropologi
Sabtu, 9 Peb 2008 Pk. 07.00 s.d 09.00 Fisika/Ekonomi/bahasa Asing

27 Januari 2008

Innalillahi wa inna illaihi roji'un

Posted by Utomo 2:43 PM, under | No comments


SEGENAP PENGELOLA JIP DAN PERSONIL BIDANG DIKMEN IKUT BERDUKA ATAS MENINGGALNYA MANTAN PRESIDEN SOEHARTO, SEMOGA DIAMPUNI DOSA-DOSANYA DAN DITERIMA AMAL KEBAIKAN YANG PERNAH DILAKUKANNYA

26 Januari 2008

Pelatihan Penyusunan Soal Untuk Guru Mata Diklat Kompetensi Kejuruan

Posted by Utomo 7:37 AM, under | No comments

Dalam rangka meningkatkan kompetensi guru Mata diklat kompetensi Kejuruan dalam memperisiapkan uji teori kejuruan, Bidang Dikmen Dinas Dikpora Kabupaten Kendal bersama MKKS SMK mengadakan pelatihan penyusunan soal.
Kegiatan dilaksanakan di SMK 1 Kendal dan diikuti oleh guru pengajar mata diklat kejuruan dari 22 SMK di Kabupaten Kendal. Sebagai nara sumber pada kegiatan tersebut adalah :
1. Drs. Utomo, M.Pd (kepala bidang Dikmen)
2. Drs. Hutomo Raharjo,M.Pd (pengawas SMK)
3. Drs. Sutejo (Pengawas )
Adapun materi yang dilatihkan adalah :
1. Kaidah penyusunan soal pilihan ganda
2. Praktik penyusunan soal, dan
3. Telaah soal

25 Januari 2008

SOAL-SOAL UJIAN NASIONAL

Posted by Unknown 10:33 AM, under | No comments








Assalamualaikum wr. wb.
Bagi rekan-guru yang sedang mencari soal untuk pemantapan Ujian Nasional, dapat melakukan download soal-soal ujian nasional pada situs ini.
Semoga bermanfaat.
Wassalam

17 Januari 2008

SASARAN BIDANG DIKMEN TAHUN 2008

Posted by Utomo 9:27 PM, under | No comments

Bidang Dikmen Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Kendal telah menetapkan sasaran yang ingin dicapai dalam tahun 2008. Untuk mencapai sasaran tersebut diharapkan dukungan semua pihak, semua SMK dan SMA beserta kepala sekolah, guru dan karyawannya serta pihak-pihak terkait. Melalui sinergi dan kolaborasi yang mantap insya Allah sasaran yang ditetapkan akan tercapai.
1. Meningkatkan APK pendidikan menengah dari 43 menjadi 48
2. Meningkatkan rata-rata nilai ujian nasional 0,2
3. Menambah jumlah SSN sebanyak 2 sekolah
4. Mewujudakan adanya tambahan 1 SMA rintisan SBI
5. Menambah jumlah SMK 2 buah
6. Membangun jaringan internet di semua SMA/SMK yang ada sehingga seluruh sekolah terhubung dengan jardiknas
7. Merintis komunikasi antar sekolah dan antar dinas secara 'paperless'
8. Mewujudkan rintisan penerapan manajemen standar ISO di bidang dikmen.
9. Mempertahankan perolehan medali emas, dan perak dalam olimpiade biologi nasional.
10. Meningkatkan prestasi perolehan medali perunggu menjadi medali perak pada olimpiade nasional fisika
11. Memperoleh juara pertama lomba pelajar teladan tingkat jawa tengah
12. Mendorong guru untuk mengikuti lomba pembuatan media pembelajaran dan memperoleh juara tingkat jawa tengah
13. Mendorong guru melaksanakan PTK sebanyak 20 laporan
14. Mendorong kepemilikan blog guru sebanyak 20 blog
15. Mendorong terwujudnya majalah sekolah minimal 2 sekolah
16. Menjadi juara 3 debat bahasa inggris tingkat jawa tengah
17. Mempertahankan juara I lomba PKS SMK tingkat nasional
18. Menambah 1 sekolah yang melaksanakan program imersi
19. Meningkatkan jumlah guru yang magang di Industri sebanyak 10 orang
20. Mengaktifkan kegiatan MGMP/MGPD minimal 20 mata pelajaran/mata diklat

KONTROVERSI UJIAN NASIONAL

Posted by Unknown 1:54 PM, under | No comments

Perdebatan muncul tidak hanya karena kebijakan UN yang digulirkan Departemen Pendidikan Nasional minim sosialisasi dan tertutup, tapi lebih pada hal yang bersifat fundamental secara yuridis dan pedagogis. Dari hasil kajian Koalisi Pendidikan, setidaknya ada empat penyimpangan dengan digulirkannya UN.

Pertama, aspek pedagogis. Dalam ilmu kependidikan, kemampuan peserta didik mencakup tiga aspek, yakni pengetahuan (kognitif), keterampilan (psikomotorik), dan sikap (afektif). Tapi yang dinilai dalam UN hanya satu aspek kemampuan, yaitu kognitif, sedangkan kedua aspek lain tidak diujikan sebagai penentu kelulusan.

Kedua, aspek yuridis. Beberapa pasal dalam UU Sistem Pendidikan Nasional Nomor 20 Tahun 2003 telah dilanggar, misalnya pasal 35 ayat 1 yang menyatakan bahwa standar nasional pendidikan terdiri atas standar isi, proses, kompetensi lulusan, tenaga kependidikan, sarana dan prasarana, pengelolaan, pembiayaan, dan penilaian pendidikan, yang harus ditingkatkan secara berencana dan berkala. UN hanya mengukur kemampuan pengetahuan dan penentuan standar pendidikan yang ditentukan secara sepihak oleh pemerintah.

Pasal 58 ayat 1 menyatakan, evaluasi hasil belajar peserta didik dilakukan oleh pendidik untuk memantau proses, kemajuan, dan perbaikan hasil belajar peserta didik secara berkesinambungan. Kenyataannya, selain merampas hak guru melakukan penilaian, UN mengabaikan unsur penilaian yang berupa proses.

Selain itu, pada pasal 59 ayat 1 dinyatakan, pemerintah dan pemerintah daerah melakukan evaluasi terhadap pengelola, satuan jalur, jenjang, dan jenis pendidikan. Tapi dalam UN pemerintah hanya melakukan evaluasi terhadap hasil belajar siswa yang sebenarnya merupakan tugas pendidik.

Ketiga, aspek sosial dan psikologis. Dalam mekanisme UN yang diselenggarakannya, pemerintah telah mematok standar nilai kelulusan 3,01 pada tahun 2002/2003 menjadi 4,01 pada tahun 2003/2004 dan 4,25 pada tahun 2004/2005. Ini menimbulkan kecemasan psikologis bagi peserta didik dan orang tua siswa. Siswa dipaksa menghafalkan pelajaran-pelajaran yang akan di-UN-kan di sekolah ataupun di rumah.

Keempat, aspek ekonomi. Secara ekonomis, pelaksanaan UN memboroskan biaya. Tahun lalu, dana yang dikeluarkan dari APBN mencapai Rp 260 miliar, belum ditambah dana dari APBD dan masyarakat. Pada 2005 memang disebutkan pendanaan UN berasal dari pemerintah, tapi tidak jelas sumbernya, sehingga sangat memungkinkan masyarakat kembali akan dibebani biaya. Selain itu, belum dibuat sistem yang jelas untuk menangkal penyimpangan finansial dana UN. Sistem pengelolaan selama ini masih sangat tertutup dan tidak jelas pertanggungjawabannya. Kondisi ini memungkinkan terjadinya penyimpangan (korupsi) dana UN.

Selain itu, pada penyelenggaraan UAN tahun ajaran 2003/2004, Koalisi Pendidikan menemukan berbagai penyimpangan, dari teknis hingga finansial. Pertama, teknik penyelenggaraan. Perlengkapan ujian tidak disediakan secara memadai. Misalnya, dalam mata pelajaran bahasa Inggris, salah satu kemampuan yang diujikan adalah listening. Supaya bisa menjawab soal dengan baik, peserta ujian memerlukan alat untuk mendengar (tape dan earphone). Pada prakteknya, penyelenggara ujian tidak memiliki persiapan peralatan penunjang yang baik.

Kedua, pengawasan. Dalam penyelenggaraan ujian, pengawasan menjadi bagian penting dalam UAN untuk memastikan tidak terjadinya kecurangan yang dilakukan oleh peserta. Fungsi pengawasan ini diserahkan kepada guru dengan sistem silang--pengawas tidak berasal dari sekolah yang bersangkutan, tapi dari sekolah lain. Tapi, pada kenyataannya, terjadi kerja sama antarguru untuk memudahkan atau memberi peluang siswa menyontek.

Kasus di beberapa sekolah, guru, terutama untuk mata pelajaran yang dibuat secara nasional seperti matematika, bahasa Inggris, atau ekonomi, dengan berbagai modus memberi kunci jawaban kepada siswa. Selain itu, pada tingkat penyelenggara pendidikan daerah seperti dinas pendidikan, usaha untuk menggelembungkan (mark-up) hasil ujian pun terjadi. Caranya dengan membuat tim untuk membetulkan jawaban-jawaban siswa.

Ketiga, pembiayaan. Dalam dua kali UAN, penyelenggaraannya dibebankan pada pemerintah pusat dan daerah melalui APBN dan APBD. Artinya, peserta ujian dibebaskan dari biaya mengikuti UAN. Tapi, pada tingkatan sekolah, tidak jelas bagaimana sistem penghitungan dan distribusi dana ujian (baik APBN maupun APBD). Posisi sekolah hanya tinggal menerima alokasi yang sudah ditetapkan oleh penyelenggara di atasnya. Akibatnya, walau menerima dana untuk menyelenggarakan UAN, sekolah menganggap jumlahnya tidak mencukupi, sehingga kemudian membebankannya pada peserta ujian. Caranya dengan menumpangkan pada biaya SPP atau biaya acara perpisahan.

Sebenarnya, dalam pertemuan dengan Koalisi Pendidikan pada 4 November 2004, Menteri Pendidikan sudah menyatakan ketidaksetujuannya pada UAN dan akan menggantinya dengan ujian masuk pada sekolah-sekolah yang dianggap elite. Apalagi dukungan DPR pun tidak ada. Sebagai bentuk ketidaksetujuannya, Komisi Pendidikan DPR tidak mengalokasikan dana untuk UAN pada tahun 2005.

Sayangnya, tiba-tiba Menteri Pendidikan menggulirkan Peraturan Menteri Pendidikan Nomor 1 Tahun 2005 sebagai dasar Departemen Pendidikan Nasional menyelenggarakan UN. Karena secara substansial tidak ada perbedaan signifikan antara UN tahun ajaran 2004/2005 dan UAN tahun ajaran 2002/2003 dan 2003/2004, perdebatan yang sama terjadi kembali.

15 Januari 2008

Rapat I Bidang Dikmen dan Pencanangan penggunaan millis Dikmen

Posted by Utomo 6:58 PM, under | No comments


Bertempat di SMA 1 Kendal Bidang Dikmen menyelenggarakan rapat dengan semua kepala SMA/SMK negeri dan swasta. Rapat dihadiri oleh Kepala Dinas Dikpora, Kabid Dikmen, Kasi SMA,Kasi SMK, Kasi Sarana Dikmen, Kasi Pendidik SMP/SMA/SMK dan Pengawas SMA dan SMK.
Dalam pengarahannya Kadin Dikpora Drs. Teguh Dwijanto mengharapkan agar dalam menghadapi ujian nasional semua kepala sekolah mempersiapkan diri sehingga kwalitas pelaksanaan dan hasil ujian nasional tahun 2008 meningkat. Pada kesempatan itu juga disampaikan sosialisasi ujian nasional, uji kompetensi kejuruan , dan rencana pelaksanaan uji coba ujian nasional.
Adapun jadwal ujicoba ujian nasional adalah sbb :
1. Ujicoba I pada dimulai minggu I bulan Pebruari 2008
2. Uji coba II pada minggu II bulan Maret 2008
3. Ujicoba III dilaksanakan pada awal April 2008
Pembiayaan kegiatan uji coba I dan III menggunakan anggaran Dinas Dikpora sedangkan ujicoba II menggunakan anggaran sekolah.
Diharapkan dengan adanya ujicoba tersebut dapat memberikan bekal kepada calon peserta ujian nasional dan membantu guru mengetahui kelemahan dan kelebihan proses pembelajaran yang dilakukan.
Pada rapat tersebut juga dicanangkan penggunaan internet dan Millis Dikmen sebagai media komunikasi antar Bidang Dikmen dan sekolah sehingga mulai saat ini informasi dari bidang dikmen disampaikan melalui Millis dikmen.
Keputusan rapat lainnya :
  1. rapat bulanan dikmen akan dilaksanakan bergilir dari sekolah satu ke sekolah lain
  2. kepala sekolah yang ditempati diberi waktu untuk menyampaikan pengalaman terbaiknya (best practice) dalam pengelolaan sekolah pada bidang tertentu
  3. akan dilaksanakan pertemuan MGMP mata pelajaran yang diujikan secara nasional dan pemberian motivasi oleh Kepala Bidang Dikmen
  4. Akan dilaksanakan pertemuan guru yang sudah lulus sertifikasi untuk dijadikan sebagai " TEAM PERUBAHAN" di sekolah


14 Januari 2008

Pengumuman PLPG Angkatan ke 3 Rayon 12

Posted by Unknown 3:18 PM, under | No comments


Bagi rekan-rekan guru yang mengikuti Pendidikan dan Latihan Profesi Guru (PLPG) angkatan ke tiga untuk rayon 12, silahkan check kelulusan anda dengan melakukan klik di sini,
kemudian klik pada kelulusan PLPG pada side bar kiri.
Untuk informasi lebih lanjut bagi yang telah lulus, silahkan hubungi LP3 Unnes

SERTIFIKASI TIDAK MENINGKATKAN MUTU GURU.....!!!!?

Posted by Unknown 3:03 PM, under | 1 comment

Sekitar 200 ribu guru sejak Tahun 2006 hingga akhir 2007 tergopoh gopoh mengikuti sertifikasi profesi guru guna memperoleh tunjangan profesi sebagaimana diamanatkan UU Guru dan Dosen. Guru yang berhak ikut adalah mereka yang sudah mengantongi ijasah S1 dan diajukan oleh Kabupaten/Kota masing masing yang sudah diberi kuota oleh Depdiknas kepada LPTK (Lembaga Pendidik Tenaga Kependidikan) untuk diuji kompetensinya melalui setumpuk dokumen bukti kompetensinya seperti sertipikat pelatihan, kemampuan membuat Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), penghargaan dll.

Jika nilai uji dokumen tersebut kurang dari 850 dan peserta tidak melakukan kecurangan (pemalsuan dokumen, menyogok dll), maka mereka dinyatakan tidak lulus uji portofolio dan berhak mengikuti Pendidikan dan Latihan (Diklat) Profesi Guru selama 90 jam dan setelah usai diuji kembali, jika lulus maka Guru berhak memperoleh sertipikat profesi pendidik dan tunjangan sebesar sekali gaji PNS.

Dari hasil monitoring proses sertifikasi tersebut, ternyata persentase kelulusan guru sesudah mengikuti pendidikan dan pelatihan profesi melebihi 90%, yang tidak lulus hanyalah mereka yang sejak uji portofolio terbukti melakukan kecurangan dan pemalsuan dokumen. Kelulusan sertifikasi portofolio dan diklat yang setinggi itu mencurigakan dan menimbulkan dugaan bahwa mutu guru yang disertifikasi dan tidak, sama buruknya.

Diklat profesi guru Tahun 2008 untuk peserta yang tidak lulus uji portofolio Tahun 2006 dan 2007 dalam skoringnya terlihat dirancang untuk meluluskan guru yang tidak lulus sertifikasi portofolio, karena komponen uji kompetensi profesinya berbobot sangat rendah. Ketika guru peserta diklat tidak pernah absen dan dinilai baik oleh teman sejawatnya dan ikut ujian, sudah bisa dipastikan akan lulus. Artinya proses sertifikasi secara keseluruhan memang terbukti tidak ada kaitan dengan peningkatan mutu guru, padahal setiap peserta dianggarkan sebesar 2 juta per peserta sertifikasi, belum lagi ketidakberartian tunjangan profesi, karena terbukti yang lulus belum kompeten secara profesional (Depdiknas,2004) , pemerintah membuang uang 400 miljard rupiah dengan percuma.

Jika ingin meningkatkan mutu profesional Guru, uji portofolio harus menjadi tes awal kompetensi guru. Ketika guru tidak lulus, karena memang kurang profesional, maka dilakukan diklat profesi dengan materi yang sesuai untuk menutupi kekurangan tersebut. Secara teknis memang rumit, tetapi tidak ada jalan menuju perbaikan mutu yang mudah dan cepat.

Hasil sertifikasi guru yang dilakukan oleh institusi pendidiknya sendiri dan diluluskan sendiri sebetulnya sangat jelas mencoreng wajah LPTK di PTN eks IKIP yang sudah diragukan kompetensinya. Sudah saatnya LPTK tersebut mawas diri dan mulai mencari evaluator dari luar untuk general checkUp dan membuktikan bahwa dirinya memang sehat, meskipun indikasi menunjukkan mereka sedang sakit, karena lulusannya tidak cukup kompeten menjadi guru (Depdiknas,2004) .

Sebaiknya program pendidikan profesi selama setahun, meski disokong oleh peraturan perundangan harus dikontrol ketat, karena dikuatirkan hanya akan mendidik guru menjadi ilmuwan pendidikan (Education Scientist) bukan Guru Profesional yang terampil mendidik, karena umumnya Dosen LPTK, sangat jarang menjalani Profesi Guru, sementara di pendidikan profesi yg dijadikan kiblat seperti sekolah dokter dan ahli hukum, umumnya dosennya adalah dokter dan notaris atau praktisi hukum yang sudah pasti praktek sehari hari.

Ketika terbukti LPTK sehat saat hasil CheckUp ditampilkan, maka harus dilakukan upaya yang terpadu agar LPTK tersebut menjadi sentra perbaikan mutu guru dan mampu menarik lulusan terbaik SMA/SMK studi di sana untuk menjadi guru. Namun, ketika terbukti sakit, bahkan sekarat, LPTK harus segera masuk ke ICU untuk dilakukan tindakan. Disinilah program revitalisasi pendidikan guru melalui program BERMUTU (Better Education through Reformed Management of Universal Teacher Upgrading) yang dilansir Depdiknas menemukan arti pentingnya, karena hutang 195 Juta Dolar US dari Bank Dunia itu akan tepatguna, tepat sasaran dan tepat waktu jika digunakan untuk mengobati lembaga pendidik guru yang sakit tersebut.

Tetapi ketika LPTK yang terbukti sekarat itu masih juga ngotot dan merasa dirinya sehat, maka sebaiknya disitir syair dari penyanyi balada asal Surabaya Leo Kristi-Ketika Cermin sudah tidak punya arti, pecahkan berkeping keping, kita berkaca diriak gelombang, artinya ketika LPTK sudah tidak bisa diharap memperbaiki mutu pendidikan, bubarkan saja dan buatlah yang baru, itulah terjemahan dari seorang teman wartawan alumni sebuah IKIP Negeri terkenal di Jawa Timur.

Ahmad Rizali (47)
Depok, 10/1/08
Education Specialist, Dewan Pembina The CBE

12 Januari 2008

MUNGKINKAH KITA SEKOLAH KE MANCA NEGARA ?

Posted by kangmisno 7:29 PM, under | No comments

Terkadang pertanyaan itu muncul di benak kita saat kita mendengar cerita dari kawan yang sedang atau telah selesai belajar di manca negara. Namun ketika kita sadari kondisi diri kita tentulah itu suatu hal yang mustahil . Namun demikian didunia ini semuanya serba mungkin . Ada beberapa nasehat dari teman-teman yang telah berpengalaman menempuh studi di luar negeri yaitu keberanian untuk berpetualang dan berani mengambil keputusan serta siap mandiri dalam segala hal. Modal tersebut merupakan yang utama, baru kemudian dukungan keuangan . Sampai saat ini, berdasarkan peneturan Dr. AB Susanto ( BKLN Depdiknas ) negara tujuan utama bagi lulusan pelajar Indonesia yang akan melanjutkan studi ke luar negeri adalah pertama Amerika Serikat, dan kedua Australia. Setelah itu negara lain seperti Inggris, Jerman, Jepang, dll.

Menurut Dr. AB Susanto beberapa hal yang perlu dipertimbangkan dalam menentukan pilihan untuk melanjutkan studi di luar negeri atau di dalam negeri seperti berikut :

Studi lanjut di dalam negeri.
Bila memilih melanjutkan studi di dalam negeri keuntungan yang diperoleh :

  1. Dekat dengan keluarga (istri/suami, anak, orangtua, saudara, tunangan/pacar).
  2. Biaya yang dibutuhkan lebih murah.
  3. Tidak terlalu dituntut menguasai bahasa asing dibanding jika kuliah di luar negeri.
  4. Berpikir dan menulis dalam Bahasa Indonesia mungkin tidak menjadi masalah.
  5. Gegar budaya kemungkinan tidak terjadi jika kuliah pada setting yang sama.

Adapun kerugian yang bakal diperoleh adalah :

  1. Konsentrasi terbagi dengan pekerjaan atau pencarian penghasilan tambahan.
  2. Umumnya studi S2 jarang dapat diselesaikan dalam 2 th, apalagi untuk S3-nya banyak molor waktunya.
  3. Sulit mendapatkan buku-buku terbitan mutakhir, terutama terbitan penerbit luar negeri.
  4. Keahlian pembimbing relatif terbatas sehingga mahasiswa harus menyesuaikan diri dengan keahlian pembimbing.
  5. Pada kondisi tertentu urusan non-akademik menjadi penghambat penyelesaian studi (intensitas pembimbingan kurang, otoritas pembimbing sangat kuat).
  6. Gegar budaya kemungkinan terjadi jika kuliah pada setting yang berbeda.
  7. Reward terhadap mahasiswa kurang diberikan.
  8. Ada kemungkinan ideologi negara membatasi kreativitas berpikir mahasiswa.
  9. Kurang bebas dalam mensosialisasikan hasil penelitian karena dikhawatirkan terlalu sensitif (menimbulkan masalah SARA).

Studi lanjut ke luar negeri.
Bagi yang telah memilih untuk melanjutkan studi ke luar negeri juga terdapat plus-minusnya. Adapun keuntungan yang akan diperoleh :

  1. Bisa mendapatkan buku-buku terbitan mutakhir di perpustakaan atau melalui interlibrary-loan.
  2. Kemungkinan dapat belajar spesialisasi baru karena perkembangan ilmu di luar negeri (baca: high/developed countries) lebih maju daripada di Indonesia.
  3. Menguasai bahasa asing negara setempat dan dapat belajar kebudayaannya.
  4. Sikap akademik, disiplin, menghargai orang lain menjadi lebih terbentuk, EQ pun terbina.
  5. Proses pembimbingan lebih fleksibel walau disiplin (terutama dalam hal waktu).
  6. Kemungkinan waktu studi lebih cepat (1-1,5 tahun)
  7. Kemungkinan dapat membina kerja sama dengan universitas tempat studi.
  8. Integritas sebagai bangsa Indonesia dan nasionalisme makin kuat (??).
  9. Wawasan menjadi lebih terbuka dapat membentuk national character building.

Adapun kerugiannya, yaitu :
Jauh dari keluarga. Jika keluarga diajak serta, diperlukan banyak biaya (fiskal & transport, biaya hidup, biayasekolah, suami/istri keluar/cuti demi pekerjaannya). Keluarga perlu waktu dalam penyesuaian diri dengan lingkungan baru.

  1. Hidup di negara lain kemungkinan menimbulkan gegar budaya.
  2. Jika keluarga ditinggal di Indonesia, perlu biaya komunikasi (telpon, fax, e-mail, surat), biaya ekstra untuk pembelian tiket ketika menjenguk keluarga (bagi yang tidak ada dukungan dari pemberi beasiswa, biasanya DAAD memberikan hal ini).
  3. Biaya menjadi semakin banyak jika harus studi dengan biaya sendiri.
  4. Home sick.
  5. Kemungkinan terjadi kesulitan dalam penyesuaian makanan dan iklim.
  6. Kemungkinan tanpa sadar mahasiswa terjebak membahas penelitian yang seharusnya tidak dikerjakan karena berkaitan dengan masalah politis Indonesia (memaparkan data rahasia negara).

Dengan melihat beberapa keuntungan dan kelebihan di atas serta bila dipadukan dengan kemampuan yang ada pada diri sendiri, maka keputusan untuk melanjutkan studi baik di dalam negeri atau di luar negeri akan dapat diambil dengan tepat.
Namun bila ingin melanjutkan studi ke luar negeri ada beberapa aspek lainnya yang perlu dipertimbangkan, yakni :

  1. Biaya pendidikan (beasiswa), cari info di kedubes negara yang menawarkan beasiswa ke Indonesia: Jepang, Australia, Austria, USA, Jerman, Belanda, Singapore, Malaysia, Bruneidarussalam, dll. melalui kerjasama pemerintah atau mencari beasiswa secara langsung ke universitas yang menawarkan beasiswa ( searching internet).
  2. Menentukan pilihan universitas.
  3. Menentukan disiplin ilmu (pindah major lain??).
  4. Penguasaan bahasa Inggris (TOEFL: 575 and TWE 4.5; IELTS 6.5 with no band less than 6) atau tes standar bahasa lain. Masing-masing jurusan mempunyai standar penguasaan berbeda. Misalnya: Fac. Of Architecture, Economics, Law pada umumnya membutuhkan TOEFL: 600 and TWE 4.5, IELTS 7 (with no bond less than 6.0); Fac. of Medicine (Dentistry, Medicine, Pharmacy) biasanya membutuhkan TOEFL 600 and TWE 4.5; IELTS 6.5 (with no band less than 6.0).
  5. Menentukan jalur macam kuliah yang hendak ditempuh: coursework, kombinasi coursework dan research, research(major thesis).

Course work : Pada umumnya kegiatan belajar ditekankan pada perkuliahan (diskusi, seminar, presentasi), tes, dan penulisan makalah. Bagi mereka yang belum pernah menempuh program Grad. Dipl./ S-2, program sebaiknya menempuh course work karena akan mendapatkan banyak ilmu (baru) dan berbagai perkuliahan. Course work membuat mhs amat sibuk, jadi harus pandai mengatur waktu antara kuliah, mempersiapkan tes, atau mengerjakan tugas.

Coursework & research : Mirip dengan di Indonesia: perkuliahan dan menulis thesis (minor).

Major thesis/research : Berpengalaman meneliti pada bidang spesialisasinya; Kegiatan utama adalah penelitian dan penulisan major thesis; Mahasiswa diperbolehkan sit in di kelas yang dianggap diperlukan bagi penulisen thesisnya atau atas anjuran pembimbing; Benar-benar harus mandiri dan disiplin.

  1. Mendapatkan rekomendasi dari mantan dosen.
  2. Mencari informasi tentang negara yang hendak dituju: keamanan, geografis, budaya dll.
  3. Siap mental untuk hidup di negara lain.

Setelah berada di lingkungan studi, kadang kala banyak kendala yang dihadapi baik yang datang dari diri sendiri atau dari luar. Semuanya itu akan mempengaruhi keberhasilan studi. Adapun faktor penentu tersebut meliputi :

· Suka belajar dan cinta ilmu dan ibadah, gelar (??).

· Investasi ilmu dan dedikasi terhadap pengembangan ilmu dan institusi.

· Disiplin.

· Pantang menyerah dan suka tantangan.

· Rasa keingintahuan tinggi.

· Berpikir positif.

· Menerapkon sinergi SWOT, dan tahu bahwa dirinya tahu, tahu bahwa dirinya tidak tahu, tidak tahu bahwa dirinya tidak tahu.

· Hidup itu perjuangan (disertai doa).

· Kegagalan adalah merupakan kesuksesan yang tertunda.

· Tahu apa yang akan dan harus dilakukan (proaktif).

· Membina kekawanan dan mempunyai banyak kawan baik.

· Melibatkan diri dalam pergaulan internasionol agar kemampuan berbahasa asing terlatih dengan lebih baik.

· Terampil mengelola keuangan (beasiswa) selama studi.

Dengan bekal-bekal tersebut di atas, maka waktu dan proses studi terasa menyenangkan sekali, baik studi di dalam negeri atau di luar negeri.

Sumber : susanto@zfn.uni-bremen.de dan http://rumputlaut.n3.net/

Semoga bermanfaat

Salam


09 Januari 2008

Miling Untuk Bidang Pendidikan Menengah

Posted by Narto_Kendal 12:04 PM, under | No comments


Untuk mempermudah proses pengiriman informasi dan kebijakan dari Bidang Pendidikan Menengah Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah Raga Kabupaten Kendal, kini dibuka Miling Pendidikan Menengah. Kepada semua sekolah (SMA-SMK) Negeri-swasta di kabupaten Kendal dimohon untuk bergabung (Join) dengan milis dimaksud.
Dengan Milis ini diharapkan kendala keterlambatan informasi akibat dari keterlambatan surat-surat dari Dinas ke sekolah-sekolah dapat teratasi. Untuk bergabung silahkan ikuti langkah-langkah berikut :
  1. Klik pada tautan berikut http://asia.groups.yahoo.com/group/Pendidikan_Menengah/
  2. klik pada join this group
  3. Login dengan menggunakan yahoo id dan password anda
  4. Lakukan verifikasi
  5. klik join.
  6. Anda telah bergabung dengan milist dikmen kendal.
Kemudian klik pada menu database, untuk mengisi identitas sekolah.
Selamat bergabung.

08 Januari 2008

MARI KITA DUKUNG : PROGRAM MENYIAPKAN SATU JUTA MAHASISWA PERTAHUN

Posted by Utomo 9:12 PM, under | No comments

Usaha meningkatkan SDM di tanah air yang berpenduduk lebih dari 200 juta ini perlu langkah-langkah terobosan selain cara-cara yang telah ada. Di era persaingan yang ketat ini, memang diperlukan cara praktis tetapi memiliki hasil guna yang maksimal.
Untuk itu sengaja saya kutipkan artikel dari ttp://jeni.jardiknas.org/roller/gatothp2000/ untuk kita pahami bersama dan kita dukung dengan langkah-langkah kecil kita sesuai cakupan tugas kita masing-masing. Saya berharap teman-teman kepala SMK dan SMA di kabupaten Kendal ikut berperan aktif mewujudkan impian ini.

mulai dari diri sendiri dan mulai sekarang
dear all, terimakasih masukannya dan dukungannya menyiapkan 1 juta mahasiswa setiap tahun di indonesia, saqya ingin anda yg mau memajukan indonesia , untuk mulai mencari minimal 1 lulusan slta yg menganggur utk menjadi asisten anda atau anda sekolahkan atau anda beri tugas yg terkait dengan jeni maupun bidang2 yg anda garap sekarang... datanglah ke ict center terdekat, atau sekolah/institusi yg terkait yg mempunyai mhs d3 tkj, maupun provider tkj maupun tempat kursus yg mengajarkan jeni... ajarkan mereka dgn jeni level 1, level 2 dst secara bertahap, dan ikutkan ujian on line atau off line..., dmnana di setiap titik bisa tercatat prestasinya... kalau bisa 1 orang mungkin bisa naik 5 orang atau 10 orang atau seterusnya... infokan pada blog ini bila anda sdh merekruit sdr2 kita yg menganggur... dan telah melakukan dan memperjalankan mereka....manfaatkan lab komputer , ict, maupun sarana komputer yg tersambung jardiknas atau sambuangan lainnya utk saling bertukar fikiran... kitasedang mendata berapa bisa yg bisa kita tolong melalui pelatihan jeni lokal...tanpa harus terdaftar dulu ke suatu lembaga pendidikan tinggi..... pengakuan sks..sedang kita rundingkan dgn bbrp pt yg akan menerima mereka thn depan..atas upayayg telah mereka lakukan secara mandiri...perkiraan kita jeni 1 sd 6 identik dgn 18 - 24 sks....bila lulus semua dgn hasil yg memuaskan... ayo kita kerja bersama mengurangi pengangguran maupun meningkatkan kemampuan saudara2 kita yg kurang beruntung...
Posted at 08:34PM Nov 09, 2007 by gatot hari priowirjanto in General Comments[7]
-->

06 Januari 2008

SMS Peduli Pendidikan

Posted by Utomo 10:53 PM, under | No comments

Dalam rangka melaksanakan fungsi sebagai pemberi pertimbangan, pendukung, pengontrol dan mediator, Dewan pendidikan akan membuka layanan SMS peduli Pendidikan. Masyarakat dapat mengirimkan SMS untuk menyampaikan saran, masukan, pengaduan kepada dewan pendidikan.
Untuk menyiapkan perangkat itu Dewan Pendidikan mencoba mencari informasi dari berbagai pihak, salah satunya dengan pak Misno guru SMKN 2 Kendal yang sedang belajar di UGM yang saat ini berada di Jerman. Berikut wawancaranya :
ANOM UTOMO: dewan pendidikan mau bikin layanan pengaduan masyarakat
ANOM UTOMO: ternyata direspon positif dari pemkab
ANOM UTOMO: malah untuk layanan umum akan dibuat smsnya
ANOM UTOMO: kita diminta memberikan gambaran tekniknya
ANOM UTOMO: saya masih kesulitan
ANOM UTOMO: karena ndak menguasai
ernawati misno: bagus pak yg kemarin itu ada demonya
ANOM UTOMO: kalau bisa bantu kami sangat senang
ernawati misno: insya Allah pak
ANOM UTOMO: tolong di email ke saya saja : utomopp@yahoo.com
ernawati misno: ya pak tak cari2 sani sini. apa saja yg dibutuhkan
ANOM UTOMO: saya tunggu ya, kalau bisa segera
ANOM UTOMO: mumpung pak misno libur
ernawati misno: mohon diulang apa saja yg dibutuhkan
ANOM UTOMO: program sms gateway,
termasuk cara nyetingnya.
ANOM UTOMO: perangkat keras yang diperlukan
ANOM UTOMO: dan mekanisme kerjanya
ernawati misno: hard ware nya
ernawati misno: land line phone
ernawati misno: ip sms gate way
ernawati misno: home automation system
ernawati misno: mobile hub to sms
ernawati misno: aplikasinya ada sms to email
ernawati misno: email to sms/ web to sms
ernawati misno: sms to/from mail, data base web scrip, email client
ernawati misno: pak kalau down load bayar bgmn ?
ANOM UTOMO: saya pikir ndak masalah, alamatnya mana?
ernawati misno: ini saya down load satu dicoba dulu

04 Januari 2008

Kisi-kisi ujian kompetensi kejuruan tahun pelajaran 2007/2008

Posted by Utomo 5:02 AM, under | 1 comment

Info penting untuk kepala SMK Kabupaten Kendal, bahwa Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan telah menerbitkan Kisi-kisi ujian Kompetensi Kejuruan. Silahkan di download KISI-KISI UJIAN KOMPETENSI Teori KejuruanPraktik Kejuruan
Tahun 2007/2008 sebagai berikut atau hard copynya dapat menghubungi Bidang Dikmen Dinas Pendidikan Pemuda Olahraga Kabupaten Kendal.
1. Kelompok Teknologi
2. Kelompok Pertanian
3. Kelompok Bisnis Manajemen ,
4. dan PariwisataKelompok Seni dan Kria
5. Juknis
Semoga bermanfaat!

02 Januari 2008

UNTUK MAHASISWA TEKNISI JARDIKNAS

Posted by Utomo 8:38 PM, under | No comments

ADA INFO DARI PAK GATOT (KEPALA BPKLN DEPDIKNAS) UNTUK ANDA, harap direspon. Infonya sbb:

mhs teknisi jardiknas wajib ikut lomba kontes game edukasi indonesia 2008
dear all, tolong mhs teknisi jaringan mulai bersiap-menyiapkan kelompok, minimal 3 mhs/kelompok, utk ikut game edukasi yg terkait dengan program2 jeni yg sdh kita luncurkan thn 2007...harapan dan target kita semua mhs d3 teknisi jaringan yg berjumlah 14.000, bisa ikut minimal 3 lomba dalam thn 2008 , sebagai bagian dari tugas kuliah..., bagi merek yg bisa mengikuti minimal 3 bahkan bisa ikut 6 kontest game, kita beri kesempatan utk ikut program d4/s1 perencanaan di tahun 2008/2009..dgn quoata yg terbatas utk setiap kabupaten dan kotanya..., mereka kita dorong utk membantu perencanaan derah masing2 bersasarkan ilmu yg mereka dapat utk membantu perencanaan daerah secara komprehensif...dengan program yg kita namakan jeni 7... komunikasi kita lewatkan game.depdiknas.org...maupun milis dikmenjur, jardiknas, konsultan-ict, dll selamat tahun baru 2008, selamat bekerja dan belajar utk kemajuan kabupaten/kota kita
Posted at 08:39PM Dec 31, 2007 by gatot hari priowirjanto in General Comments[3]
-->

SI KEMBAR PUN PASTI BEDA

Posted by kangmisno 4:35 AM, under | No comments

Kemarin senin 31 desember 2007 beberapa temanku mahasiswa Indonesia sekitar pukul 18.00 datang ke asrama schollpllaz dimana aku tinggal, tak lain dan tak bukan tujuannya untuk mengajak merayakan pergantian tahun 2007 dan menyongsong tahun 2008 bersama-sama .Kala itu kami berlima mahasiswa indonesia ditambah seorang tetangga kamar mahasiswa dari pakistan yang tersisa dari penghuni asrama (sebagian besar pulang untuk merayakan natal di tempat masing-masing) berjalan menuju asrama Hochschule (sekolah tinggi teknik ) di kota karlsruhe, tempat dimana kawan-kawan mahasiswa Indonesia yang belajar di kota ini menyelenggarakan acara menyambut pergantian tahun. Sejenak kami lupakan rasa dingin yang menyengat dibadan untuk menghadiri undangan teman-teman kami. Sekitar pukul 21.30 kami berenam sampai di tempat acara, kemudian saling berkenalan satu sama lain dan dipersilahkan duduk ditepat yang sudah disediakan.Adheline , gita , ario bimo mahasiswa dari jakarta Ari wibowo dari surabaya Aji dari bandung dan beberapa yang lain yang tidak bisa disebutkan satu-satu saling bercanda ,bermain kartu, bola sodok, main kuis berantai sambil menunggu detik-detik pergantian tahun. Sungguh ceria suasana malam itu.

Kami berenam yang kebetulan datang agak terlambat duduk satu meja dengan Adhelin dan beberapa temannya mahasiswa diplom (S1) asal jakarta yang merupakan WNI keturunan cina ( generasi ke 6 ).

Ada suatu yang menarik dari pembicaraan kami, teman pakistan ‘amir khan’ bertanya padaku, misno......

‘ It is Indonesia ?’

‘ I think it is china’, timpalnya.

Aku tersenyum dan ku jawab

Yes it is Indonesia not china


Kejadian itu mengingatkanku pada kurun waktu dua bulan berada di kota ini. Beberapa hari setelah sampai di Jerman tepatnya hari minggu 4 nopember 2007, kami di undang kawan – kawan ikmik (ikatan mahasiswa muslim indonesia) di karlsruhe untuk menghadiri acara halal bihalal yang juga diikuti oleh beberapa kawan mahasiswa yang tinggal di berbagai kota seperti munchen, stuttgart, damstat dan lain sebagainya. Sekitar 80 warga indonesia baik yang masih berstatus mahasiswa maupun yang bekerja dan diajak pula keluarga handai taulan yang ada.Sungguh itu kesan yang mendalam, kami merasakan menu lonthong opor, ayam goreng, soto ayam dll. Hampir satu minggu perut ini berteriak untuk menikmati menu tsb, sehingga tidak merasa bahwa ini di negeri orang.

Sepertinya saat itu ada di Indonesia.

Pergaulan internasional

Suatu hari aku di undang oleh kawan sebelah kamar dari Amerika untuk menghadiri acara yang mereka namakan thanks giving (hari bersyukur) yaitu suatu perayaan tradisional dari amerika utara yang dirayakan pada hari kamis minggu ke empat bulan nopember merupakan bentuk ucapan rasa syukur atas anugerah Tuhan yang diberikan kepada mereka dengan diwujudkan melalui menyajikan berbagai hidangan makanan yang di peruntukkan bagi anggota keluarga . Karena jauh dari kelurga kawanku amerika ini mengundang teman-temannya untuk makan bersama. Disitu ada menu ayam kalkun, burger dan makanan khas orang barat tak lupa juga tersedia minuman beralkohol. Cukup bagiku makan kentang dan minum soft drink( coca cola ) untuk ikut seta dalam acara tersebut.

Ada cerita yang lain saat itu minggu 16 desember 2007 salah seorang kawan sebelah kamar dari India telah selesai studi di negeri ini , kemudia dia mengundangku untuk mengikuti suatu acara yaitu selamatan bersama warga/ penghuni Int.dept schollplaz yang telah selesai studi di Uni karlsruhe ini, ternyata hadir kawan- kawan dari berbagi negara ada dari Amerika, Spanyol, Meksiko Turki, India, China, Pakistan masing masing membawa masakan khas dari negaranya , ada banyak nama makanan dari berbagai negara yang tak ingat satu persatu yang jelas ada nasi disana . Sungguh itu suatu kesan tersendiri dalam hati , saat itu baru kusadari bahwa pergaulan internasional telah ku alami .Mereka datang dari latar belakang ,adat istiadat, suku bangsa, budaya, agama, bahasa yang berbeda namun bisa duduk satu meja, bercanda ria, makan bersama dan cerita baik suka maupun duka.

Sholat Idul Adha dan Pesta Natal

Aku dan teman mahasiswa Indonesia selaku umat muslim hari rabu 19 desember 2007 melaksanakan sholat idul adha di masjid An-nur yang berjarak sekitar 15 km dari tempat tinggal. Jam 07.15 berangkatlah aku berjalan kaki menuju ke stasiun kereta Durlacer Tor, kemudian kuambil uang receh 4,5 uero ( Rp. 60.000 ) dikantong, kemudian ku masukkan ke mesin tiket kereta dan keluarlah karcis secara otomatis yang bisa dipakai untuk naik kereta dalam kota kemana-mana kurun waktu 24 .beberapa menit kemudian kereta jurusan ke masjid An-nur datang aku naik dan memasukkan tiket yang telah dibeli ke kotak stempel tiket otomatis untuk menandai mulai jam berapa tiket itu digunakan dan masa berlakunya berakhir 24 jam kemudian.

Tepat pukul 09.00 Sholat Idul adha dimulai, tidak ada yang beda tata cara pelaksanaan kegiatan sholat sama seperti di Indonesia, namu ada hal yang menarik, usia khotbah Idhul adha di sampaikan kemudian jama’ah sholat yang datang dari berbagai penjuru negara saling bersalam-salaman, mengucapkan selamat hari raya Idul adha dan saling berpelukan sebagai manifestasi bahwa sesama muslim itu saudara meskipun berbeda suku, bangsa , bahasa, budaya namun terikat oleh keimanan yang sama. Disaat aku dan teman sesama mahasiswa berbincang-bincang tiba-tiba datang Dr.Egendy dosen yang berkebangsaan mesir menghampiriku menyodorkan tangan dan mengucapkan selamat berlebaran. Kejadian itu sungguh mengesankan, tidak canggung bahwa dosen/guru mendahului muridnya untuk menyampaikan ucapan selamat berlebaran. Inilah suatu pelajaran yang sangat berharga. Meski dengan muridnya sendiri alangkah baiknya mengucapkan sesuatu yang bermakna terlebih dahulu....mungkinkah hal–hal kecil seperti ini bisa kita lakukan ?.

Kami merayakan idul adha disini tanpa potong hewan kurban., karena undang-undang pemerintah Jernman tidak memperbolehkan memotong/menyembelih hewan disembarang tempat. Bagi umat muslim Indonesia yang berkorban uang pembelian hewan kurban dikumpulkan oleh pengurus ikmik kemudian dikirim ke lembaga penyalur hewan kurban yang ada di Indonesia.

Kamis 20 desember 2007 Prof. Nezmann selaku ketua institute IWK Uni-Karlsruhe mengundang kami guest student dari Indonesia untuk megikuti pesta natal yang dihadiri oleh staff pengajar , administrasi dan karyawan di lingkungan institute tersebut. Disana banyak makanan khas jerman disajikan. Namun karena muncul keragu-raguan kupilih makanan camilan kacang, buah jeruk dan minuman gluh wein yaitu minuman yang terbuat dari buah anggur yang di petik diakhir musim anggur (aktober dan nopember ) yang khusus disajikan pada acara menjelang natal, sehingga minuman tersebut tidak mengandung alkohol.Rasanya sunguh nikmat dan menghangatkan badan. Rasa gluh wein itu sama persis dengan minuman yang kunikamati saat berkunjung ke negara luxemburg tanggal 9 desember 2007.

Sungguh berbagai hal yang aku alami kurun waktu 2 bulan di Jerman ini menyadarkan bahwa perbedaan asal-usul, budaya, bahasa , bangsa, bahasa , agama itu suatu keharusan yang patut kita syukuri. Karena dengan perbedaan tesebut bisa saling mengenal. Oleh karena itu sudah tidak sepantasnya kita sebagai bangsa Indonesia yang berbhineka tunggal ika saling memusuhi satu sama lain hanya karena beda suku, agama, berbeda aliran , warna kulit dalam lain sebagainya. Meskipun seorang anak yang lahir didunia itu kembar, keduanya pun pasti ada perbedaan, mari hilangkan perbedaan diantara kita.

Sungguh benar anjuran dari agama “ Janganlah perbedaan yang ada dalam diri kamu menjadikan kamu perpecahan, namun itu adalah rahmat bagimu”.


Saat jarum jam menunjukkan pukul 23.45 panitia acara memberitahukan agar teman-teman semua keluar dari ruangan sambil membawa gelas masing-masing. Acara dilanjutkan diluar ruangan. Tepat jam 00.00 waktu setempat tiba kembang api dinyalakan dan kami pun saling berjabat tangan dan mengucapkan selamat tahun baru 2008 . Saya pun kemudian terus pulang ke asrama dengan harapan semoga di tahun 2008 bisa menjalani proses kehidupan yang lebih baik. Karena proses itu penting, sukses bukanlah sebuah tujuan melainkan suatu perjalanan (success is not destination, but journey).

Selamat tahun baru 2008

Salam

Kang Misno

01 Januari 2008

UNTUK PARA PEJABAT BARU

Posted by Utomo 8:55 PM, under | No comments

"SELAMAT TAHUN BARU 2008 DAN SELAMAT BERTUGAS" kami sampaikan kepada para pejabat yang baru-baru ini dilantik oleh Wakil Bupati Kendal. Teriring doa semoga Allah senantiasa memberikan bimbingan dan petunjuk kepada kita semua dalam menjalankan amanah pada jabatan kita masing-masing.
Memasuki tahun baru dan menjalani tugas baru barangkali dapat kita kaitkan dengan salah satu firman Allah dalam Q.S: Al-Asr , yang terjemahannya lengkapnya :
"Demi masa, sesungguhnya manusia dalam kerugian, kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal sholeh dan nasehat-menasehati supaya mentaati kebenaran dan nasehat menasehati supaya menetapi kesabaran"
Sebagai implementasi dari firman Allah tersebut maka ada baiknya kita renungkan bersama sebuah artikel yang kami ambil dari Mubarok Institut sebuah lembaga pengembangan psikologi Islam yang diasuh oleh Prof.Dr.Ahmad Mubarok,MA sebagai pijakan kerja kita pada tahun 2008 di jabatan yang baru, sebagai berikut :

Etika (Akhlak) Pemimpin
Akhlak menurut Al-Ghazali adalah keadaan batin yang menjadi sumber lahirnya suatu perbuatan di mana perbuatan itu lahir secara spontan, mudah, tanpa menghitung untung rugi. Orang yang berakhlak baik, ketika menjumpai orang lain yang perlu ditolong maka ia secara spontan menolongnya tanpa sempat memikirkan resiko. Demikian juga orang yang berakhlak buruk secara spontan melakukan kejahatan begitu peluang terbuka.
Akhlak seseorang, di samping bermodal pembawaan sejak lahir, juga dibentuk oleh lingkungan dan perjalanan hidupnya. Nilai-nilai akhlak Islam yang universal bersumber dari wahyu, disebut al-khair, sementara nilai akhlak regional bersumber dari budaya setempat, di sebut al-ma`ruf, atau sesuatu yang secara umum diketahui masyarakat sebagai kebaikan dan kepatutan.
Sedangkan akhlak yang bersifat lahir disebut adab, tatakrama, sopan santun atau etika Orang yang berakhlak baik secara spontan melakukan kebaikan, Demikian juga orang yang berakhlak buruk secara spontan melakukan kejahatan begitu peluang terbuka.. Akhlak universal berlaku untuk seluruh manusia sepanjang zaman. Tetapi, sesuai dengan keragaman manusia, juga dikenal ada akhlak yang spesifik, misalnya akhlak anak kepada orang tua dan sebaliknya, akhlak murid kepada guru dan sebaliknya, akhlak pemimpin kepada yang dipimpin dan sebagainya.
Seseorang dapat menjadi pemimpin (imam) dari orang banyak manakala ia memiliki (a) kelebihan dibanding yang lain, yang oleh karena itu ia bisa memberi (b) memiliki keberanian dalam memutuskan sesuatu, dan (c) memiliki kejelian dalam memandang masalah sehingga ia bisa bertindak arif bijaksana. Secara sosial seorang pemimpin (imam) adalah penguasa, karena ia memiliki otoritas dalam memutuskan sesuatu yang mengikat orang banyak yang dipimpinnya. Akan tetapi menurut etika keagamaan, seorang pemimpin pada hakekatnya adalah pelayan dari orang banyak yang dipimpinnya (sayyid al-qaumi khodimuhum).
Pemimpin yang akhlaknya rendah pada umumnya lebih menekankan dirinya sebagai penguasa, sementara pemimpin yang berakhlak baik lebih menekankan dirinya sebagai pelayan masyarakatnya. Dampak dari keputusan seorang pemimpin akan sangat besar implikasinya pada rakyat yang dipimpin. Jika keputusannya tepat maka kebaikan akan merata kepada rakyatnya, tetapi jika keliru maka rakyat banyak akan menanggung derita karenanya. Oleh karena itu pemimpin yang baik disebut oleh Nabi dengan sebutan pemimpin yang adil (imamun `adilun) sementara pemimpin yang buruk digambarkan al- Qur'an, dan juga hadis, sebagai pemimpin yang zalim. Adil artinya menempatkan sesuatu pada tempatnya, sedangkan sebaliknya zalim artinya menempatkan sesuatu tidak pada tempatnya.
Hadis Riwayat Bukhari menempatkan seorang Pemimpin yang adil dalam urutan pertama dari tujuh kelompok manusia utama. Hadis Riwayat Muslim menyebutkan bahwa pemimpin yang terbaik adalah pemimpin yang dicintai rakyatnya dan iapun mencintai rakyatnya. Sementara pemimpin yang terburuk menurut Nabi, adalah pemimpin yang dibenci rakyatnya dan iapun membenci rakyatnya, mereka saling melaknat satu sama lain. Hadis lain menyebutkan bahwa dua dari lima golongan yang dimurkai Tuhan adalah (1) penguasa (amir) yang hidupnya ditopang oleh rakyat (sekarang-pajak), tetapi ia tidak memberi manfaat kepada rakyatnya, dan bahkan tidak bisa melindungi keamanan rakyatnya. (2) Pemimpin kelompok (za`im) yang dipatuhi pengikutnya tetapi ia melakukan diskriminasi terhadap kelompok kuat atas yang lemah, serta berbicara sekehendak hatinya (tidak mendengarkan aspirasi pengikutnya).
Hadis Riwayat Dailami bahkan menyebut pemimpin yang sewenang-wenang (imam jair) sebagai membahayakan agama. Kisah Al-Qur'an yang menyebut Nabi (Raja) Sulaiman yang memperhatikan suara semut mengandung pelajaran bahwa betapa pun seseorang menjadi pemimpin besar dari negeri besar, tetapi ia tidak boleh melupakan kepada rakyat kecil yang dimisalkan semut itu. (Q/27:16).
Meneladani kepemimpinan Rasulullah, akhlak utama yang harus dimiliki seorang pemimpin adalah keteladanan yang baik (uswah hasanah), terutama dalam kehidupan pribadinya, seperti; hidup bersih, sederhana dan mengutamakan orang lain. Tentang betapa tingginya nilai keadilan pemimpin, Hadis Riwayat Tabrani menyebutkan bahwa waktu satu hari efektif dari seorang pemimpin yang adil setara dengan ibadah tujuhpuluh tahun. Wassalam, agussyafii http://mubarok-institute.blogspot.com

Penanda

Arsip Blog