Kepala SMA PGRI 01 Kendal Puji Astuti, dan Kepala SMP 3 Singorojo Mafsun Arifiani terpilih mengikuti kegiatan Best Practice kepala sekolah di Bogor yang diselenggarakan oleh Dirjen PMPTK depdiknas. Keduanya terpilih karena masing-masing telah berhasil menerapkan praktik manajemen sekolah yang terbukti membawa perubahan di sekolahnya.
Di Bogor Puji Astuti akan memaparkan pengalaman keberhasilannya mengelola SMA PGRI 01 Kendal dengan judul Optimalisasi Kegiatan Belajar Mengajar dan Pembinaan Kesiswaan untuk meningkatkan mutu sekolah. Melalui strategi itu Puji Astuti berhasil mengangkat SMA PGRI 01 Kendal berprestasi dalam bidang akademik dan non akademik. Diantaranya adalah meraih akreditasi A, meraih berbagai kejuaraan di bidang olahraga dan seni di tingkat Kabupaten dan Propinsi, mendapatkan kepercayaan dari berbagai pihak untuk terlibat dalam berbagai kegiatan.
Sementara itu Mafsun Arifiani akan memaparkan keberhasilannya memimpin sekolah pinggiran menjadi sekolah berstandar nasional dengan mengubah kultur sekolah melalui rapat rutin bulanan.
Melalui rapat rutin bulanan yang dilakukan secara konsisten di SMP 3 singorojo terbukti berhasil mengubah kultur sekolah yang ditandai dengan beberapa indikator antara lain : setiap guru dan karyawan di SMP 3 Singorojo menjadi lebih bersemangat bekerja karena merasa terlibat dalam setiap pengambilan keputusan, selalu bekerja dengan sasaran dan target yang terukur dan dievaluasi keberhasilannya setiap bulan, merasa memiliki setiap program yang dibuat oleh sekolah karena setiap program selalu mendapatkan masukan dari semua guru dan karyawan, saling percaya dan tidak ada rasa saling curiga karena semua keputusan dan kegiatan terbuka terhadap masukan dan kritikan.
Selamat bu Tutik, selamat pak Arif semoga semakin sukses.
31 Maret 2009
Dua KS Kendal ikuti Best Practice
Diposting oleh Utomo di 6:03 AM 0 komentar Link ke posting ini
TUNJANGAN GURU TETAP DIBAYARKAN
Sinyalemen Ketua PB PGRI bahwa Tunjangan Profesi guru terancam dibatalkan terbantah sudah, karena Mendiknas telah memberikan statement resmi bahwa tunjangan itu tetap akan dibayarkan. Mengutip pernyataan Mendiknas di hartian Kompas :
Bambang mengatakan, jaminan sudah diberikan Menteri Sekretaris Negara Hatta Rajasa bahwa kedua instrumen yang sudah disepakati beberapa departemen terkait itu bisa ditetapkan pemerintah sebelum Juni.
Menurut Bambang, pemberian tunjangan profesi bagi guru serta dosen PNS dan swasta yang sudah memenuhi syarat dengan nilai sebesar satu kali gaji pokok tersebut tetap dibayarkan. Kebijakan pemberian tunjangan profesi itu merupakan amanah Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen yang tidak bisa dihentikan begitu saja, termasuk juga oleh pemerintahan berikutnya seusai Pemilu 2009.
Bambang mengatakan, secara teknis kedua instrumen hukum yang diminta Departemen Keuangan itu terus digarap, bahkan dipercepat. Selama ini, pemberian tunjangan profesi untuk guru dan dosen di lingkungan Depdiknas tetap bisa dilaksanakan dengan adanya peraturan Mendiknas.
”Jadi, sebetulnya tak ada masalah meskipun perpresnya belum diselesaikan. Yang belum mengucur adalah tunjangan profesi untuk guru di Departemen Agama,” katanya.
Mendiknas mengatakan, terkait tunjangan profesi di Departemen Agama, Menteri Agama telah menulis surat edaran kepada semua kantor wilayah di Departemen Agama agar segera membayarkan tunjangan profesi guru dan dosen di lingkungan Departemen Agama karena sudah boleh dibayarkan.
Bambang mengakui masih ada permasalahan dalam pembayaran tunjangan profesi bagi pendidik yang berhak. Banyak tunjangan guru dan dosen yang belum bisa dibayarkan karena terbentur masalah administrasi.
Jadi para guru tidak perlu resah, kita yakin pemerintah tidak akan mengambil keputusan yang keliru dengan tidak memperhatikan kesejahteraan guru.
Diposting oleh Utomo di 5:52 AM
27 Maret 2009
2 Guru Kendal Peraih Blog Award 2009
Semakin banyak ngeblog, semakin asyik juga rasanya, apalagi terlihat nama-nama yang begitu akrab menghiasi khasanah blog Indonesia ini, sembari check email, baru-baru ini ada surat yang saya terima dari milist KGI yang menyatakan bahwa ada 2 guru yang masuk sebagai peraih Blog Award 2009, yaitu pak Sawali dan Pak Marsudi, dengan masing-masing alamat
- http://marsudiyanto .info (inspiring blog)
Seperti blog pak Marsudi yang selalu menginspirasi, semoga rekan-rekan di Kendal terinspirasi untuk lebih kuat lagi dalam Ngeblog, karena beliau berdua adalah nama-nama yang tidak asing bagi kita dan sering kita ikuti postingannya di dunia maya ini.
Selamat untuk pak Marsudi dan pak Sawali....
Untuk informasi lebih lanjut dapat dilihat pada http://ictwatch.com/internetsehat/blog-award/
Wassalam.
Diposting oleh Yoshi Rachmartdi di 12:45 PM 2 komentar Link ke posting ini
25 Maret 2009
POS UJIAN SEKOLAH TH 2009
Berdasarkan ketentuan yang termaktub dalam Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 15 Tahun 2009 tentang Ujian Sekolah/Madrasah Tahun Pelajaran 2008/2009 Pasal 16, BSNP menetapkan Prosedur Operasi Standar (POS) Ujian Sekolah/Madrasah Tahun Pelajaran 2008/2009. Untuk memenuhi ketentuan tersebut, BSNP bersama Direktorat terkait di lingkungan Departemen Pendidikan Nasional dan Departemen Agama telah menyusun Prosedur Operasi Standar (POS) Ujian Sekolah/Madrasah Tahun Pelajaran 2008/2009.
Silahkan download di :http://datadik.com/POSUS.pdf atau di http://pdkjateng.go.id/
Atau hubungi Bidang Dikmen Dinas Dikpora Kendal.
Diposting oleh Utomo di 6:06 AM 1 komentar Link ke posting ini
16 Maret 2009
Laporan Hasil Rombongn I Lomba Mapel Jateng dan Pemberangkatan Rombongan II Team Lomba Mapel Propinsi Jawa Tengah
Assalamualaikum wr. wb.
Setelah melalui proses seleksi dan gembelengan melalui sekolah masing-masing serta pembinaan lanjut yang diselenggarakan oleh Dikpora, belum lagi ditambah dengan peningkatan motivasi melalui Training ESAM dari Pak Narto, maka dari tanggal 9 s.d. 11 Maret 2009 team Pertama yang melombakan mata pelajaran TIK, Matematika dan Ekonomi dilaksanakan di LPMP Jawa Tengah. Dari 5 peserta yang dikirimkan pada gelombang pertama ini Kabupaten Kendal dapat menempatkan 4 orang untuk dapat masuk dalam babak final, hanya 1 orang saja yang tertinggal untuk tidak dapat melanjutkan ke babak final tersebut. dan dari 4 siswa yang dikirimkan tersebut 2 orang dapat memperoleh peringkat 3 dan 4 yaitu untuk mata pelajaran Matematika, sementara 2 siswa lainnya berlum "beruntung" untuk masuk dalam peringkat, peringkat ke tiga untuk matematika di peroleh Hero Putra Novanto ( SMA 1 Kendal) dan peringkat 4 diperoleh oleh Kukuh Prasetyo (SMA 1 Kendal), sedangkan 2 siswa yang belum mendapatkan peringkat adalah untuk mata pelajaran TIK atas nama Naila Ayadiya ( SMA 1 Sukorejo) dan Intan Indah Kurnia S ( SMA 1 Kendal) untuk mata pelajaran Ekonomi.
Pada gelombang ke dua ini Dikpora memberangkatkan Nurkholis Hidayanto (SMA 1 Kendal) dan Rahma Asfiatul J ( SMA 1 Boja) untuk mata Pelajaran Fisika, Puspita Sari Dewi ( SMA 1 Sukorejo)
Intan Fitria Al-Arif ( SMA 1 Cepiring), untuk mata pelajaran Biologi Arindea AH (SMA 1 Kendal) dan Kurnia Nur Latifa (SMA 1 Boja), untuk mata pelajaran Astronomi : Iva Muamanah ( SMA 1 Sukorejo) dan Aniq Qoiriah ( SMA 1 Kendal).
Pemberangkatan dilaksanakan oleh Bp. Utomo ( Kabid Dikmen) yang didampingi oleh Ibu Sri Mulyani ( Kasi SMA) dengan pesan untuk berbuat yang terbaik bagi Kabupaten Kendal, serta meyakinkan bahwa semuanya akan mendapatkan prestasi optimal yang dapat diraih. Semoga.
Wassalam
Diposting oleh Yoshi Rachmartdi di 12:35 PM
04 Maret 2009
Progam Sukses Ujian Nasional 2009 Propinsi Jawa Tengah
Bertempat di Aula Dinas DIKPORA Kabupaten Kendal, Selasa, 3 Maret 2009, semua Ketua MGMP dikumpulkan oleh Kasi PMPTK dan Kasi Dikmen Untuk membicarakan agenda aksi penyuskesan Ujian Nasional 2009 yang didanai oleh Propinsi Jawa Tengah. Tidak tanggung-tanggung dana sebesar 375 Juta dikucurkan untuk setiap kabupaten guna mensukseskan Ujian Nasional 2009 ini, targetannya tentunya adalah bahwa Jawa Tengah dapat meningkatkan prosentase kelulusan siswanya dan pada akhirnya meningkatkan peringkat kelulusan secara Nasional.
Untuk kabupaten Kendal, kegiatan utama dalam program ini adalah upaya untuk memberikan pelatihan kepada guru mata pelajaran Ujian Nasional agar dapat menyiapkan siswa didiknya menghadapi Ujian Nasional dengan lebih "smart", dengan beberapa langkah diantaranya adalah :
- Pemahaman SKL sekaligus Analisis terhadap SKL
- Penyusunan butir soal berdasarkan SKL
- Pembuatan Prediksi Soal UN 2009
- Try Out tingkat sekolah
- Analisis hasil Try Out
- Penekanan materi-materi essensial dan materi dengan daya serap rendah
- Pendalaman Konsep berdasarkan analisis soal
Peserta diperkirakan berjumlah kurang lebih 750 orang untuk semua jenjang.
Pelaksanaan kegiatan dibagi dalam 2 tahapan, tahapan pertama adalah kegiatan Umum yang akan dilaksanakan secara serempak pada tanggal 11 Maret 2009 dengan pemberian materi kebijakan Dikpora dan gambaran-gambaran umum. Sedang tahapan kedua adalah tahap masingan di-masing MGMP yang dilaksanakan pada minggu ketiga dan ke-empat bulan maret, harapannya pada minggu pertama bulan april dapat dilakukan kegiatan try out mandiri masing-masing sekolah dengan kesepakatan dari MGMP.
Produk yang diharapkan dari kegiatan ini adalah terbentuknya kisi-kisi serta master soal yang merupakan prediksi dari Ujian Nasional 2009 yang diserahkan kepada dikpora pada awal bulan april tersebut. Baca Selengkapnya....
Diposting oleh Yoshi Rachmartdi di 7:53 AM










