10 Desember 2008

Daftar Calon Peserta Pelatihan Pemanfaatn TIK (Pe-TIK)

Posted by Narto_Kendal 10:01 AM, under | 3 comments

Menindaklanjuti informasi dari Kepala BPTIK Prov Jeteng, tentang pelatihan pemanfaatan TIK bagi Guru, yang akan diselenggaranakan pada tanggal 22-24 Des 2008 yang akan datang, berikut nama-nama calon peserta yang diusulkan oleh Dinas Dikpora Kendal.

DAFTAR CALON PERSERTA PELATIHAN
PEMANFAATAN TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI(Pe-TIK)
KABUPATEN KENDAL

Sekolah Dasar (SD)
1.Widi Astiono, 150 360 086 SDN 2 Plososari Patean,Guru Kelas
2.Naning Indarwati, S.Pd. 500 119 165 SDN 1 Kedungsuren Kalsel, Guru Kelas
3.Iswati, S.Pd. 131 509 941 SDN 3 Jungsemi Kangkung Guru Kelas

Sekolah Menengah Pertama (SMP)
4.Zubaidi, S.Pd. SMPN 3 Patebon Guru B. Indonesia
5.Ali Mutohar, S.Pd SMPN3 Limbangan
6.Komari, S.Pd SMPN 1 Sukorejo
7.Drs. Ch. Susanto, 132 138 580 SMPN 2 Sukorejo Guru B. Indonesia
8.Suranto, S.Pd. SMPN 1 Boja Guru Matematika

Sekolah Menengah Atas (SMA)
9.Aris Gunawan, S.Pd. 132 041 452 SMAN 1 Cepiring Guru Kimia
10.Ari Susanto, S.Pd. 500 126 362 SMAN 1 Rowosari Guru Matematika
11.Drs. Eko Wardoyo 131 661 135 SMAN 1 Weleri Guru BP/BK
12.Nurhadi, S.Pd. 500 165 958 SMAN 1 Boja Guru B. Indonesia
13.Rohadi, S.Pd.,M.Pd. 132 228 645 SMAN 1 Sukorejo Guru Fisika

Sekolah Menengah Kejuruan (SMK)
14.Wigiarto, S.Pd. SMKN 2 Kendal Guru Adaptif
15.Sanaji, S.Pd. SMKN 5 Kendal Guru Adaptif
16.Antonius Budisetyo N, S.Kom. SMKN 4 Kendal Guru TIK

Materi pelatihan meliputi :
Modul 01: Mengembangkan Kecakapan abad ke-21
Modul 02: Mempelajari Dasar-dasar Komputer dan Internet
Modul 03: Meningkatkan Pemikiran Kritis dan Kerja Sama (Kolaborasi)
Modul 04: Mengenal Pengolahan Kata
Modul 05: Mengaplikasikan Pengolahan Kata
Modul 06: Mengenal Multimedia
Modul 07: Mengaplikasikan Multimedia
Modul 08: Mengenal Kumpulan Lembar Kerja
Modul 09: Mengaplikasikan Kumpulan Lembar Kerja
Modul 10: Mengembangkan Pendekatan abad ke-21
Modul 11: Membuat dan Mengerjakan Rencana Pembelajaran 
Modul 12: Meninjau Ulang dan Mendiskusikan Rencana Kerja

secara lengkap dapat di lihatpada http://petik-jateng.blogspot.com/

09 Desember 2008

Sukes Ujian Nasional 2009

Posted by yoshi rachmartdi 9:25 AM, under |

Pada Rakerdin Dinas Dikpora beberapa saat yang lalu sudah disepakati antara Dinas Dikpora dan Kepala SMA dan SMK bahwa untuk tahun 2009 target peningkatan nilai rata-rata ujian Nasional adalah 0,15 dan peningkatan peringkat dari peringkat 3 untuk jurusan Bahasa menjadi peringkat 2 prop jateng, peringkat 6 jurusan IPA menjadi peringkat 5, peringkat 8 jurusan IPS menjadi peringkat 7 dan peringkat 5 SMK sejateng menjadi peringkat 4.
Untuk itu maka perlu berbagi peran antara Dinas Dikpora, MKKS, MGMP, Kepala Sekolah, Guru, dan siswa.
Peran Dikpora :
1. mensosialisasi target ujian kepada KS, dan MGMP
2. melaksanakan ujicoba sebanyak 2 kali
3. mensosialisasi strategi peningkatan daya serap kepada MGMP
4. mensosialisasi SKL
5. bersama JIP menyiapkan /menghimpun latihan soal dan mendistribusikan ke MGMP dan MKKS

Selengkapnya baca di sini

08 Desember 2008

SELAMAT HARI RAYA IEDUL ADHA 1429 H

Posted by yoshi rachmartdi 10:59 AM, under |

Kami Menghaturkan

SELAMAT HARI RAYA IEDUL ADHA

1429 H


Mohon Dimaafkan Semua Kesalahan Yang Disengaja Atau Yang Tidak Sengaja

06 Desember 2008

70% Kepala Sekolah Tidak Kompeten

Posted by yoshi rachmartdi 9:16 AM, under | No comments

Assalamualaikum wr. wb.
Departemen Pendidikan Nasional memperkirakan 70 persen dari 250 ribu kepala sekolah di Indonesia tidak kompeten. Berdasarkan ketentuan Departemen, setiap kepala sekolah harus memenuhi lima aspek kompetensi, yaitu kepribadian, sosial, manajerial, supervisi, dan kewirausahaan. Namun, hampir semua kepala sekolah lemah di bidang kompetensi manajerial dan supervisi. “Padahal dua kompetensi itu merupakan kekuatan kepala sekolah untuk mengelola sekolah dengan baik,” kata Direktur Tenaga Kependidikan Surya Dharma kepada wartawan di Jakarta kemarin.

Selengkapnya baca di sini

Wassalam.

04 Desember 2008

Guru Yang Inspiratif, sebuah tulisan Mahasiswa ITB

Posted by yoshi rachmartdi 2:23 PM, under | No comments

Assalamualaikum wr. wb.

Situasi hati sedang agak suntuk pagi ini karena agak kurang sehat, ngajar yang hanya 2 jam pelajaran (jam pertama dan kedua) terasa tidak ada nyawanya karena suarapun tidak begitu dapat keluar dari tenggorokan ini. walaupun sudah dicoba dengan membuat visualisasi power point dan tampilan LCD, namun masih terasa hambar juga.

Setelah mengajar, seperti biasa ngecek email, forum dan weblog di rung guru, kemudian menemukan tulisan yang cukup menggugah inspirasi dari seorang dosen ITB. selengkapnya anda dapat baca sebagai berikut :

Guru Fisika yang Inspirasional

Oleh JANSEN H. SINAMO

JAM tujuh pagi, suatu hari pada tahun 1981, di sebuah ruang kuliah kuno bersuasana gelap dan kelam, yang dibangun pada zaman Belanda, sebuah kuliah fisika yang sangat modern segera akan dimulai. Fisika kuantum nama kuliah itu. Hariadi Paminto Soepangkat—doktor fisika zat padat lulusan Universitas Purdue, Indiana, AS—sang dosen yang berkulit putih bersih bertubuh tinggi besar yang dibalut busana rapi lengkap pakai dasi bak eksekutif bisnis itu, telah berdiri penuh wibawa di hadapan sekitar 150 mahasiswa dari tiga jurusan: fisika, astronomi, serta geofisika dan meteorologi.

Selengkapnya baca di sini

Membuat soal interaktif dengan Software Hot Potatoes

Posted by yoshi rachmartdi 1:28 PM, under | 6 comments

Assalamualaikum wr. wb.
Karena kelihatannya rekan guru sedang bersemangat dengan pemanfaatan multi media untuk pembelajaran, saya ingin memberi info sedikit mengenai software HotPotatoes. Apakah Hot Potatoes itu? Ini bukan makanan lho tapi software untuk membuat soal interaktif. Software ini free untuk pendidikan yang dapat di download di sini Saat ini sudah sampai versi 6 yang memungkinkan format penulisan dari kanan ke kiri. Format soal yang dapat dibuat dengan software ini cukup bervariasi mulai dari pilihan ganda, isian singkat, acak kalimat, menjodohkan, pilihan ganda majemuk, true-false dan teka teki silang (TTS). Semua format soal dapat dibuat dengan mudah tanpa memerlukan ketrampilan komputer yang tinggi.
Jika anda mengistall program ini jangan lupa untuk melakukan register dengan crack yang dapat anda dapatkan disini

Untuk lebih lengkapnya silahkan berkunjung ke http://pembelajaran interaktif. blogspot. com. Di Blog ini saya menuliskan uraian singkat mengenai hotpotatoes dan ada manual untuk versi 5 dalam bentuk movie sehingga tahapan pembuatannya dapat tervisualkan. Manual dalam format flash (swf) dapat di download juga disitu.
Semoga bermanfaat.
Wassalam

02 Desember 2008

Meningkatkan Mutu Pendidikan Tanpa Tambah Biaya dan Sarana, Mungkinkah?

Posted by Utomo 9:24 PM, under | 3 comments

Barangkali ini pertanyaan yang sering didengar, dan rasanya masuk akal juga. Mana mungkin bisa meningkatkan mutu tanpa tambah biaya dan tanpa tambah sarana. Bukankah jerbasuki mawa bea (setiap keinginan memerlukan beaya) kata orang jawa. Saya pun sependapat dengan pepatah tersebut. Hanya bedanya saya punya tafsiran yang lain tentang beaya. Beaya tidak harus dalam wujud dana. Beaya adalah diartikan sebagai harga yang harus dibayar sebagai akibat timbulnya keinginan. Tetapi bayarnya tidak harus dalam bentuk uang.
Saya mencoba membuat contoh sebagai berikut. Kalau suatu sekolah merencanakan peningkatan rata-rata Nilai Ujian Nasional katakanlah dengan mematok target kenaikan 0,2 dari rata-rata nilai pada tahun sebelumnya. Dengan asumsi anggaran tahun ini tidak ada peningkatan, dan tidak ada sarana tambahan apapun apakah ini bisa dicapai?
Jika asumsi yang kita pakai bahwa setiap keinginan harus memerlukan beaya yang berupa dana maka keinginan diatas jelas tidak dapat diwujudkan. Tetapi jika persepsi beaya buka dalam bentuk uang dan sarana maka target peningakatan mutu yang diindikasikan dengan kenaikan rata-rata Nilai Ujian Nasional tersebut dapat diupayakan dicapai. Pertanyaan lanjutannya adalah bagaimana caranya?
Jawaban pertanyaan ini yang paling penting. Jadi kita harus mencari cara bagaimana bisa meningkatkan mutu tanpa harus bertambah beaya (dana) dan sarana. Demikian juga keinginan-keinginan yang lain misalnya bagaimana meningkatkan prestasi siswa dalam berbagai lomba atau prestasi sekolah tanpa tambah beaya dan sarana?

Ada yang punya ide? Silahkan ditanggapi!! (bersambung)

30 November 2008

Sekolah Gratis? Siapa Takut!

Posted by Utomo 10:16 PM, under | 3 comments

Malam ini saya dapat pesan singkat dari pak Tadi salah satu kepala SMP yang sejak memegang jabatan pertamanya sudah mulai menerapkan sekolah gratis. Isi pesannya pemberitahuan kalau di TV One ada dialognya Mendiknas tentang BOS tahun 2009. maka langsung saya terpaksa menyalahi kesepakatan keluarga yang sudah menjadi konsensus bersama untuk tidak menyalakan TV selain hari libur. Biar dampaknya bagus untuk anak sebelum menyalakan TV harus seijin istri, anak dan keponakan dengan memberikan alasan tentang pentingnya acara ini.Ternyata benar di TV pak Mendiknas menyampaikan kebijakan BOS tahun 2009. Yang intinya bahwa pada tahun 2009 seiring dengan kenaikan anggaran pendidikan yang telah mencapai 20 % maka pendidikan dasar diberlakukan gratis khusus untuk sekolah negeri yang bukan RSBI atau SBI. Bahkan Mendiknas menghimbau kepada Bupati dan walikota untuk menyangsi sekolah yang masih menarik biaya operasional kepada orang tua murid. Ditegaskan oleh Mendiknas jika dengan diberlakukannya pendidikan gratis tersebut masih memungkinkan adanya sumbangan sukarela dari orang tua tetapi besaran, dan waktu penyerahannya tidak boleh ditentukan oleh sekolah.Bagaimana ya realisasinya di lapangan? Yang jelas jika pertanyaan ini diberikan pada pak Tadi kepala SMP 2 Plantungan, pak Arif kepala SMP3 Singorojo atau pak Asikin kepala SMP 4 Singorojo jawabnya barangkali sama : SIAPA TAKUT!

24 November 2008

Pahlawan tanpa Tanda Jasa vs Pahlawan Pembangung Insan…

Posted by yoshi rachmartdi 2:48 PM, under ,, | 4 comments

Assalamualaikum wr. wb.

Setiap menjelang 25 Nopember 2008, ada harapan, kebanggaan namun juga sikap pesimis setiap kali merenungi keberadaan diri. Profesi yang katanya begitu Mulia ini namun keironisan terhadap profesionalisme dan kesjahteraan yang bergitu nyata cukup memprihatinkan, dan lebih ironis lagi ternyata profesi ini masih sangat digemari, yang terindikasikan dari pasar PTN/PTS LPTK (Lembaga Pendidikan Tenaga Keguruan) yang masih laris manis diburu lulusan SMA.

Si “Oemar Bakri” abad teknologi inipun masih dapat merasakan bagaimana lagu dari iwan fals tersebut masih sangat lekat terasa di hati dan jiwa masing-masing, pengorbanan yang tiada henti-henti dikumandangankan bahkan tercipta sebuah lagu dengan lirik yang katanya pak Arief rahman menyesatkan begitu popular dinyanyikan disetiap hari guru, bahkan diiringi dengan lelehan air mata para guru tersebut. Pahlawan tanpa tanda jasa, sebuah stigma pembodohan yang harus diterima oleh guru Indonesia, sehingga muncul sikap (yang barangkali diharapkan) tidak banyak menuntut, toh sudah diberi gelar pahlawan.

Pagi ini setelah melaksanakan kewajiban mengajar, guna memenuhi tuntutan profesi yang jujur pula sebenarnya masih sangat jauh dari titik profesional dalam pelaksanaannya, penulis seperti biasanya melakukan checking terhadap email dan forum yang dikelola, demikian juga dengan blog sekolah. Dari salah satu milist terlihat ada postingan bagus yang mengelitik hati, tentang pengubahan lirik akhir dari lagu Pahlawan tanpa tanda jasa. Dalam tulisan tersebut dinyatakan bahwa Pak Sugito, Ketua PGRI Provinsi Yogyakarta menyatakan bahwa dalam perayaan Hari Guru tahun ini akan disosialisasikan lagu Hymne Guru dengan pengubahan lirik pada baik terakhir dari Pahlawan tanpa tanda Jasa menjadi Pahlawan pembangun insan cendekia, dengan pembenaran semoga dengan perubahan lirik tersebut gambaran tentang guru yang terus termarginalkan dan harus selalu “nrimo ing pandum” dalam kondisi apapun tidak menjadi apriori dan menumbuhkan semangat pengabdian yang sesungguhnya, terlebih setelah program sertifikasi sudah mulai berjalan dan dirasakan oleh rekan-rekan guru. Diharapkan peningkatan profesionalisme yang diinginkan dapat terealisasi yang pada akhirnya akan meningkatkan kualitas pendidikan dan sumber daya manusia Indonesia.

Yang kemudian menjadi masalah, apakah hanya dengan pengubahan lirik lagu tersebut, serta merta akan dapat menumbuhkan kesadaran guru dalam menjalani laku profesionalisme yang telah menjadi tuntutan saat ini.

Untuk artikel lengkap tentang hal tersebut silahkan klik di sini

Silahkan berkomentar, semoga menjadi bahan renungan kita bersama…, amin

Wassalam
(jipkendal)

16 November 2008

SEMINAR NASIONAL : Pemanfaatan Teknologi Informasi Untuk Meningkatkan Prestasi Peserta Didik

Posted by Utomo 6:28 AM, under | 3 comments

Bertempat di Pendopo Kabupaten Kendal hari ini Minggu, 16 November 2008, Lembaga Pengembangan dan Pengawasan Mutu Pendidikan Gerakan Pemuda Islam menyelenggarakan Seminar nasional dengan Tema : Pemanfaatan Teknologi Informasi Untuk Meningkatkan Prestasi Peserta Didik.
Seminar direncanakan dibuka oleh Kepala Bidang Pendidikan Menengah Dinas Dikpora mewakili kepala Dinas Dikpora Kab.Kendal. Adapun sebagai pembicara adalah Dr. Dwidjatmo,MS dosen Teknologi Pendidikan UNNES Semarang.

Penanda

Arsip Blog